Pelihara Ilmumu, Sayangi Bukumu

Begitu banyak kata-kata yang mengelu-elukan buku sebagai sahabat, sebagai teman yang bisa memberi waktu tenang bersama, sebagai pahlawan tanpa tanda jasa (eh ini mah guru ya?). Namun, terkadang kita sering durhaka terhadapnya. Kita sering menyia-nyiakannya. Seakan ia hanya sebatas benda biasa. Sesungguhnya kita sebagai intelektual muda harus pula menghargai, merawat, dan menjaga buku yang kita miliki. Buku adalah aset yang sangat berharga sehingga wajar bila kita menjaganya. Dan benar, saat kita mencarinya kita kebingungan mendapatkannya karena kita tidak sering begitu saja meletakkannya sembarangan. Ini adalah beberapa kiat untuk menjaga buku dan merawat buku yang kita miliki.

  1. Sampul buku dengan sampul plastik, menyampul buku adalah tindakan sederhana untuk merawat buku. Dengan menyampul buku maka kita bisa mengurangi debu yang bisa saja merusak cover buku. Saat ada kecelakaan, seperti tertumpah air pun buku bisa lebih terjaga karena cover terlapisi sampul plastik.
  2. Susun buku, banyak cara dalam menyusun buku. Kita bisa menyusunnya menurut besar kecilnya buku, kita bisa pula menyusun buku menurut buku yang kita sukai dan atau yang paling sering kita baca. Semua cara penyusunan tersebut tidak menjadi masalah. Namun penulis punya satu tips untuk kalian semua dalam menyusun buku. Tips itu adalah menyusun buku menurut jenisnya, menyusun buku dengan penyusunan ini adalah penyusunan yang sama seperti yang dilakukan di perustakaan. Bedanya kita bisa lebih fleksibel dalam penyusunannya. Contoh sederhana seperti ini: buku-buku pelajaran letakkan di susunan buku pelajaran, lalu buku non-fiksi islami kita gabungkan dengan dengan buku-buku yang sejenis seperti itu, begitu pula dengan jenis yang lain. Hal itu adalah hal yang sederhana dan sangat mudah untuk kita lakukan. Namun, kita akan bisa lihat nanti apa pengaruhnya untuk kemudahan kita dalam mencari buku tersebut.
  3. Susun buku tegak, menyusun buku secara tegak berguna untuk menjaga keawetan dari sebuah buku. Mengapa demikian? Karena buku yang ditata tegak tidak mendapat tekanan dari buku lain. Berbeda bila kita menata buku secara menumpuknya, dengan menumpuk buku maka berat yang diterima oleh buku yang paling bawah akan berbea dengan berat yang diterima oleh buku yang ada di urutan paling atas.
  4. Jangan lupa untuk dibersihkan, ya di hari luang seperti hari libur kita juga wajib nih hukumnya membersihkan tempat kita menyusun buku, karena bisa jadi buku-buku tersebut berdebu. Kita bersihkan dengan kemoceng untuk mengusir debu-debunya.
  5. Gunakan pembatas buku, hal ini adalah hal yang sering terlupa. Kita lebih suka melipat buku kita. Melipat buku adalah tindakan yang kurang tepat, melipat buku bisa merusak buku tersebut sehingga penggunaan pembatas buku lebih disarankan saat membaca  buku.

Nah, semoga kiat-kiat yang sudah dijabarkan di atas bisa mengilhami kita semua dalam menjaga “harta” kita yang berharga. Bisa kita wariskan sebagai bentuk menurunkan ilmu pada orang  lain. Terima kasih dan salam CerdasMulia.

Artikel ini ditulis oleh Permadi Heru P.

Share This:

Comments ( 0 )