Tips Menyelesaikan Perselisihan dengan Orang Tua

Kadang pertengkaran dengan orangtua adalah hal yang mungkin terjadi pada kita. Banyak hal yang menjadi sebab pertengkaran tersebut terjadi. Namun, pada dasarnya semua itu adalah hal yang wajar terjadi, karena dunia kita dan dunia orangtua sangatlah berbeda. Perbedaan gaya berpikir, perbedaan zaman, semua itu mungkin menjadi salah satu alasan dari pertengkaran dengan orangtua. Meski pertengkaran tersebut wajar, tak banyak pula hal tersebut menjadi alasan perpecahan pada keluarga. Semoga tips-tips di bawah ini bisa membantu menyelesaikan pertengkaran dengan orangtua.

  1. Mengerti Keadaan Orangtua, terkadang kita terlalu memikirkan diri kita sendiri hingga kita lupa untuk memikirkan keadaan orangtua kita. Kita sebagai anak haruslah melihat pula dari sisi mereka (orangtua kita). Kadang keegoisan kitalah yang menjadi penyebab mengapa pertengkaran tersebut terjadi. Bukan membela orangtua tetapi ingatlah bahwa orangtua kita pasti mengharapkan yang terbaik untuk diri kita.
  2. Minta Waktu Mereka, tanyakan pada mereka (orangtua kita) adakah waktu untuk kita bicara pada mereka?  Bila mereka sedang sibuk dan belum ada waktu untuk bicara pada mereka, mintalah waktu mereka. Minta mereka untuk menyisihkan waktu atau menjadwalkan waktu untuk kita biara pada mereka. Hal itu sangat baik, karena alasan dari pertengkaran dengan orangtua terkadang bermula dari miskomunikasi antara kita dan orangtua. Sehingga dengan ada waktu untuk mengobrol, bicara dengan orangtua diharapkan bisa mengurangi kadar kemungkinan untuk terjadi pertengkaran dengan orangtua. Namun, diharapkan pula setiap dari kita dan orangtua kita bisa untuk saling menghormati. Mendengarkan tanpa saling memotong ucapan.
  3. Bantuan Orang Ketiga, orang ketiga sangat berguna bila kita dan orangtua kita tak bisa mencapai kata sepakat. Diharapkan orang ketiga menjadi penengah, mediator antara kita dan orangtua kita. Orang ketiga bisa siapa saja tetapi sangat diharapkan ia adalah orang yang dekat dengan kita dan orangtua kita agar semakin berguna orang ketiga sebagai penengah. Bisa saja orang ketiga itu adalah kakek-nenek, paman, tante, atau siapa pun yang memang bisa menjadi penengah.

Itulah beberapa tips yang bisa disampaikan kali ini. Semoga bisa bermanfaat bagi para pembaca dan semoga pertengkaran semakin bisa diminimalkan. Semangat beraktivitas.

Permadi Heru P

Palembang, 12 September 2013

Share This:

Comments ( 0 )